Kamis, 06 November 2008

"PILPRES AMERIKA"

" PILPRES AMERIKA "



5 November 2008 12.30 wib


Pidato kemenangan Barrack Husein Obama di siarkan oleh stasiun TV lokal (Metro TV) secara langsung dari Chicago, AS. Kemenangqan mutlak dengan jumlah suara 338 untuk Obama dan 155 untuk Mc Cain merupakan kemenangan mutlak untuk Partai Demokrat setelah 2x pemilihan sebelumnya dimenangkan oleh Partai Republik. Gegap gempita dan suasana sukacita masyarakat Chicago untuk menyambut Pidato kemenangan Presiden Amerika yang ke 44 sekaligus Presiden kulit hitam pertama di Amerika.
Pidato tersebut dibuka/diawali dengan Pidato dari seorang Pendeta, kemudian dilanjutkan dengan pidato dari tokoh Militer serta dinyanyikan-nya Lagu Kebangsaan negara Amerika : The Star Spangled Banner oleh penyanyi wanita kulit hitam. Kemudian munculah Mr. Obama untuk menyampaikan Pidato Kemenangannya. Dengan seriusnya saya mengikuti pidato beliau sampai terakhir. Walaupun dengan setengah2 saya mengerti isi pidato beliau ( maklum, bahasa inggris saya kurang bagus).

Agenda Utama yang akan dilakukan Mr. Obama adalah :
  • Perubahan kebijakan terhadap Kemiliteran AS di negara2 lain
  • Kesetaraan antara kulit hitam dan putih
( Hal serupa yang terjadi di Afrika Selatan pada tahun 1993 yaitu berakhirnya Politik Apartheid : Pemisahan total antara orang kulit putih dan orang kulit hitam dan pada tahun berikutnya 1994 terpilih lah Nelson Mandela sebagai Presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan )


Ada 2 POINT yang saya suka terhadap seremonial dan isi pidato tersebut :
  1. 1) Awal pembukaan pidato kemenangan Mr. Obama dibuka oleh pidato dari seorang Pendeta, yang inti pidatonya : Pengucapan rasa syukur kepada Tuhan atas kemenangan Obama dan mudah2an bisa membawa perubahan baru untuk negara Amerika. Saya acungi jempol untuk Mr. Obama atas kepeloporan beliau dalam memulai pidatonya dengan pidato dari seorang Pendeta. Hal yang selama ini tidak pernah dilakukan oleh Presiden dari Kandidat Partai Demokrat yang berhasil menjadi Presiden. Hal ini menurut saya merupakan upaya untuk meminimalisir anggapan orang2 bahwa Amerika adalah Negara Sekuler.
  2. 2) Saat Mr. Obama bilang : “All Thing isn’t Posible” (segala sesuatunya tidak ada yang tidak mungkin). Kata2 itu mengingatkan saya akan Andrea Hirata (Penulis Tetralogi Laskar Pelangi) sewaktu saya melihat acara Off Air Kick Andy di Balairung UI dan Andrea sebagai bintang tamu. Dia bilang : “Be A Dreamer (jadilah seorang pemimpi) karna Tidak Ada yang Tidak Mungkin”

Dengan terpilihnya Barrack Husein Obama sebagai Presiden Amerika pertama yang berkulit hitam, maka bisa diartikan bahwa warga negara Amerika (khususnya kulit putih) muali bisa menerima Presiden yang berkulit hitam. Ini berarti : NO MORE RASISM ( Tdk ada lagi Rasisme).
PERTANYAAN SAYA : Apabila Tahun 2009 nanti di Indonesia ada Pemilihan Presiden (Pilres) yang baru, akankah masyarakat Indonesia bisa menerima apabila Presiden yang baru terpilih, berbeda dalam hal suku, agama dan etnis???
Contohnya : Presiden dari Non Jawa, Non Islam dan ber-etnis Tionghoa


Kepada Mr. Obama :
Selamat atas terpilihnya sebagai Presiden Amerika yang baru dan mudah2an bisa mengemban ”tugas2 baru” yang akan dimulai tanggal 20 Januari 2009, sesuai dengan Slogannya : CHANGE WE CAN BELIEVING. Mudah2an misi beliau untuk HEAL the WORLD (Menyembuhkan Dunia) terutama tentang hubungan Amerika dengan negara2 lain di dunia terlaksana. Seperti sepenggal lirik dari lagu yang dinyanyikan Michael Jackson :
Heal the world, make it better place
For you and for me and the answer to my pray…..



writen by Hapsari

Tidak ada komentar: